Angel Alcala: Pelopor Konservasi Laut dan Penjelajah Dunia Reptil Filipina

Angel Alcala adalah seorang ilmuwan terkemuka asal Filipina yang menemukan kecintaannya terhadap kehidupan laut sejak kecil. Tumbuh di desa pesisir Caliling, Cauayan, Negros Occidental, ia terbiasa hidup berdampingan dengan laut. Ayahnya adalah seorang petani ikan, dan sebagai anak sulung, Angel kecil sering membantu mengurus tambak serta menangkap kepiting, kerang, dan udang bersama saudara-saudaranya. Kedekatannya dengan laut membentuk cinta mendalam terhadap keanekaragaman hayati di sekitarnya.

Sejak masa sekolah, Angel dikenal sebagai siswa cerdas dan bersemangat. Ia bersekolah di Kabankalan Academy dengan beasiswa dan aktif dalam kegiatan seperti debat dan Pramuka. Pada tahun 1948, ia melanjutkan pendidikan di bidang biologi di Silliman University, Dumaguete. Meski sempat diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Filipina, ia terpaksa menolak karena kendala keuangan. Ia lulus dengan predikat magna cum laude pada tahun 1951.

Setelah lulus, ia mengajar di almamaternya. Titik balik kariernya terjadi ketika Walter C. Brown, profesor dari Stanford University, datang ke Silliman. Bersama Brown, Alcala mendalami herpetologi, cabang ilmu yang mempelajari reptil dan amfibi. Mereka menerbitkan sejumlah karya ilmiah dan melakukan banyak ekspedisi. Hasil kolaborasi mereka membuka jalan bagi Alcala untuk melanjutkan studi di Stanford melalui beasiswa Fulbright/Smith-Mundt, meraih gelar magister pada 1959 dan melanjutkan ke tingkat doktoral pada 1964.

Alcala dikenal luas karena kontribusinya dalam penelitian reptil dan amfibi Filipina. Ia berhasil mengidentifikasi 50 spesies baru dari 400 yang telah diketahui. Ia juga menulis lebih dari 160 karya ilmiah dan buku. Selain bidang herpetologi, ia aktif dalam konservasi laut. Pada 1977, ia menciptakan terumbu buatan pertama di Filipina di Dumaguete, membuka jalan bagi pengelolaan laut yang berkelanjutan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina serta Direktur Eksekutif Dewan Riset dan Pengembangan Kelautan.

Atas kontribusinya, Alcala menerima banyak penghargaan, termasuk Field Museum Founders’ Council Award of Merit, Ramon Magsaysay Award for Public Service, dan gelar Ilmuwan Nasional Filipina pada 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Silliman University dan kini menjadi anggota Dewan Pengawas serta Profesor Emeritus di universitas tersebut.

Angel Alcala menikah dengan Naomi Lusoc pada tahun 1952 dan dikaruniai enam anak. Perjalanan hidup dan dedikasinya telah meninggalkan warisan besar bagi ilmu pengetahuan dan pelestarian lingkungan di Filipina.[]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *